Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 1 Apr 2024 22:36 WIB ·

Polres Tulang Bawang Evakuasi dan Olah TKP Penemuan Mayat Berjenis Kelamin Perempuan


					Polres Tulang Bawang Evakuasi dan Olah TKP Penemuan Mayat Berjenis Kelamin Perempuan Perbesar

Tulang Bawang (HP) – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tulang Bawang, Polda Lampung, bersama Polsek Penawartama melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) peristiwa penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan.

Adapun identitas dari mayat perempuan tersebut diketahui bernama Saminem (80), berprofesi ibu rumah tangga (IRT), warga Kampung Makarti Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, Kabupaten Tulang Bawang.

“Korban pertama kali ditemukan oleh Saksi M Yusuf (40), berprofesi wiraswasta, warga Kampung Setia Tama, Kecamatan Gedung Aji Baru, saat bersama temannya ketika sedang memancing di kanal tanggul penangkis perbatasan antara Kampung Mekar Sari dan Kampung Mesir Dwi Jaya, Kecamatan Gedung Aji Baru, pada Minggu (31/03/2024) sore,” kata Kasat Reskrim, AKP Hengky Darmawan, SH, MH, mewakili Kapolres Tulang Bawang, AKBP James H Hutajulu, SIK, SH, MH, MIK, Senin (01/04/2024).

Menurut AKP Hengky, terungkapnya identitas dari mayat perempuan tersebut setelah anak kandung korban yang bernama Budi Santoso (40), mengatakan bahwa sebelum menghilang, korban menggunakan baju berwarna cokelat dan selendang warna merah muda yang sama persis saat korban pertama kali ditemukan.

“Korban ini, menurut keterangan dari keluarganya telah pergi meninggalkan rumah pada Sabtu (09/03/2024) tanpa berpamitan dan tak kunjung pulang. Upaya yang dilakukan oleh pihak keluarga saat korban menghilang hanya mencari ke sekitar rumah, sawah, ladang, kebun sawit dan Kampung tetangga. Namun tidak pernah melaporkannya ke Polisi karena korban biasanya akan pulang sendiri ke rumah,” papar perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.

Kasat Reskrim menerangkan, korban diketahui memang sudah pikun karena faktor usianya yang sudah lanjut. Sejak korban pergi dari rumah dan ditemukan pada Minggu (31/03/2024) sore dalam kondisi meninggal dunia (MD) berarti sudah 21 hari hilangnya.

“Setelah dievakuasi dari TKP, korban tidak dapat dilakukan identifikasi awal untuk menentukan apakah ada luka akibat penganiayaan karena sudah berbentuk kerangka. Kuat dugaan awal penyebab korban MD karena tergelincir dan jatuh ke kanal tanggul penangkis,” terangnya.

AKP Hengky menambahkan, pihak keluarga tidak berkenan untuk membuat laporan Polisi dan dilakukan autopsi. Keluarga sudah ikhlas atas kepergian korban dan jenazah korban hari ini juga langsung di makamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Kampung Makarti Tama. (Trv)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Adiluhur Cup 2026, Elfianah Bupati Mesuji Bidik Lahirnya Bibit Pemain Masa Depan

18 Juli 2026 - 23:19 WIB

“Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” P3P2KB Mesuji Gelar Rangkaian Kegiatan HAN Ke-42

18 Juli 2026 - 22:40 WIB

Pembukaan piala Soeratin U-13 dan U-15 tingkat kabupaten Mesuji tahun 2026 resmi dibuka dan berlangsung di lapangan Nusa Indah Wonosari*

15 Juli 2026 - 21:15 WIB

Gubernur Mirza & Bupati Elfianah Kompak Gas Pembangunan di Mesuji: Tebar 20 Ribu Bibit Ikan Hingga Drone Pupuk.

24 Juni 2026 - 20:32 WIB

Musda III KAHMI Tuba Berjalan Sukses Gentur Sumedi Terpilih Secara Aklamasi

14 Mei 2026 - 21:06 WIB

Darurat El Nino Godzila, Bupati Mesuji Elfianah Ketok Pintu Mentan Amran, Butuh Benih hingga Teknologi Presisi

30 April 2026 - 14:52 WIB

Trending di Berita Daerah