Mesuji (HP)-– Pemerintah Kabupaten Mesuji membuka peluang bagi generasi muda untuk menembus dunia kerja internasional. Sebanyak 156 peserta mengikuti Seleksi Program Pemagangan ke Jepang yang resmi dibuka Bupati Mesuji Hj. Elfianah, S.E., M.IP., di Gedung Serbaguna (GSG) Taman Kehati, Desa Mekar Sari, Kecamatan Tanjung Raya, Senin (31/08/2026).
Program tersebut digelar melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mesuji dalam rangka mendukung Program Pemagangan ke Jepang melalui kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan dengan International Man Power Development Organization (IM Japan).
Pembukaan seleksi turut dihadiri Wakil Bupati Mesuji M. Yugi Wicaksono, S.M., Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, kepala perangkat daerah, camat se-Kabupaten Mesuji, kepala SMA dan SMK, serta sejumlah kepala desa.
Bupati Mesuji Hj. Elfianah menegaskan, kesempatan mengikuti program pemagangan ke Jepang harus dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, program tersebut bukan hanya tentang keberangkatan ke luar negeri, melainkan kesempatan membentuk sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi.
“Jangan hanya mengejar keberangkatan ke Jepang, tetapi tanamkan dalam diri bahwa tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan kualitas diri dan membangun masa depan yang lebih baik,” tegas Elfianah.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh, disiplin, jujur, dan penuh semangat.
Elfianah menilai program pemagangan internasional menjadi salah satu langkah penting untuk membentuk generasi muda yang memiliki disiplin, etos kerja tinggi, kemandirian, serta kemampuan beradaptasi dengan dunia kerja berstandar internasional.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Mesuji, Andi Subrastono, S.Sos., mengatakan total peserta yang mengikuti seleksi mencapai 156 orang.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 93 peserta berasal dari Kabupaten Mesuji, sedangkan 63 peserta lainnya berasal dari luar Kabupaten Mesuji. Seluruh peserta sebelumnya telah melalui proses verifikasi administrasi sesuai persyaratan program.
“Seleksi ini diharapkan berlangsung tertib, lancar, transparan, dan objektif untuk menjaring peserta terbaik yang siap mengikuti tahapan lanjutan,” ujar Andi.
Seleksi Program Pemagangan ke Jepang menjadi pintu awal bagi peserta untuk mendapatkan kesempatan meningkatkan kemampuan teknis dan pengalaman kerja dengan standar internasional.
Program tersebut juga menuntut kesiapan fisik dan mental, disiplin, kemampuan teknis, serta komitmen tinggi dari setiap calon peserta.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Mesuji menegaskan komitmennya untuk terus membuka akses peningkatan kompetensi bagi generasi muda. Pemerintah daerah berharap semakin banyak putra-putri Mesuji yang mampu memanfaatkan peluang kerja dan pengembangan keterampilan hingga ke tingkat internasional. (Tjr)














