TULANG BAWANG (HP) – Pemuda Katolik Komisariat Cabang Tulang Bawang menggelarkan acara pelantikan Pengurusan di GSG Pemda Tulang Bawang, Sabtu, 29/08/2026.
Dalam sambutan disampaikan ketua Pemuda Katolik Komisariat Andreas Pujian Sihombing, S.T., M.M., Berkomitmen untuk menciptakan kaderisasi berkelanjutan dan melahirkan pemuda yang militan, kompeten, serta siap mengambil peran strategis di ruang publik dan sosial kemasyarakatan.

“Kami akan menciptakan kaderisasi berkelanjutan dan menghadirkan kader-kader Pemuda Katolik yang militan, kompeten, dan siap mengambil peran strategis di ruang publik maupun sosial kemasyarakatan,” ujar Andreas.
Ia juga menegaskan Pemuda Katolik Tulang Bawang akan membangun kolaborasi erat dengan hierarki Gereja, Pemerintah Daerah, Aparat Penegak Hukum, serta Organisasi Kemasyarakatan Pemuda yang ada di Tulang Bawang.
“Pemuda Katolik Tulang Bawang tidak hanya bergerak di internal, tetapi harus tampil ke masyarakat dan bermitra dengan pemerintahan. Kami harus menjadi organisasi yang kolaboratif dan berdampak bagi masyarakat, seperti tagline Tulang Bawang yaitu UDANG MANIS : Unggul, Damai, Aman, Nyaman, Guyub, Mandiri, Agamis, Natural, Inovatif, dan Sejahtera,” lanjutnya.
Andreas mengaku bangga menjadi warga Tulang Bawang dan siap menerima undangan dari Pemerintah Daerah untuk menyukseskan program-program pembangunan. “Kami memiliki SDM yang bisa digunakan untuk bekerja sama dengan Pemerintahan Tulang Bawang,” tambahnya.
Sambutan Pengurus Pusat Pemuda Katolik, *Bung Ig. Yoga Adi Nugroho, S.H., M.Kn, Pengurus Pusat Pemuda Katolik Bidang Agraria, Tanah Adat dan Tata Ruang, menyampaikan bahwa Pemuda Katolik adalah organisasi kepemudaan beragama Katolik yang telah berdiri sejak tahun 1945 dan tersebar di seluruh Indonesia.
“Di Provinsi Lampung, Pemuda Katolik memiliki 10 Komcab definitif dan 4 Caretaker tingkat kabupaten, salah satunya di Kabupaten Tulang Bawang. Saat ini kami memiliki anggota aktif yang tersebar di 6 kecamatan,” kata Yoga.
Ia berpesan agar Pemuda Katolik Tulang Bawang mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, tidak takut tampil, dan bersinergi lebih kuat dengan pemerintah daerah serta lintas organisasi. “Pemuda Katolik Tulang Bawang harus bisa membuat warna yang positif untuk Tulang Bawang,” tegasnya.
Sementara itu, Romo Moderator Pemuda Katolik Tulang Bawang, Rm. Pius Pujowiyanto SCJ, mengingatkan bahwa seluruh elemen bangsa dipersatukan oleh Indonesia Raya dan Pancasila.

“Kita semua memiliki rasa yang sama, menyanyikan Indonesia Raya dan memiliki dasar yang sama yaitu Pancasila. Kita dipersatukan dalam Pancasila, tidak dibeda-bedakan,” ucapnya.
Romo Pius juga menekankan makna “Katolik” yang berasal dari bahasa Yunani _katholikos_ yang artinya “universal” atau “untuk semua”. “Gereja Katolik memahami dirinya sebagai Gereja yang diperuntukkan bagi semua bangsa dan seluruh dunia. Pemuda Katolik yang berani menjadi pengurus, maka harus berani melayani,” pesannya.
Selain itu dalam Sambutan Bupati Tulang Bawang Drs. Qudrotul Ikhwan, BY, M.M disampaikan oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Drs. Aprizal Indra Jaya.
Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang mengapresiasi peran Pemuda Katolik sebagai organisasi yang siap berkolaborasi dalam mendukung program pembangunan daerah, khususnya dalam mewujudkan visi *UDANG MANIS*. Ujarnya (Tjr)













