Menu

Mode Gelap

Berita Terkini · 5 Agu 2023 10:45 WIB ·

Perencanaan Latihan Bersama terbesar antara TNI AL, US Navy, dan US Marine Corps telah dimulai


					Perencanaan Latihan Bersama terbesar antara TNI AL, US Navy, dan US Marine Corps telah dimulai Perbesar

Lampung (HP) — TNI Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy), dan Marinir Amerika Serikat (USMC) merencanakan latihan bersama (latma) bertajuk “Cooperation Afloat Readiness and Training” (CARAT) yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2024 mendatang.

Rencana itu dimatangkan dalam “Initial Planning Conference (IPC)” untuk mengembangkan konsep Latma CARAT 2024 di Novotel Bandar Lampung pada 03 s.d. 04 Agustus 2023.

Kegiatan perencanaan ini didahului dengan melaksanakan Initial Site Survey (ISS) pada tanggal 31 Juli s.d. 2 Agustus 2023 di daerah latihan yang akan digunakan untuk manuver lapangan.

IPC CARAT 2024 kali ini dihadiri 28 delegasi US Navy/ US Marine dari berbagai satuan meliputi US 7th Fleet Command, US Destroyer Squadron 7 Command, US Amphibious Squadron 5 Command, CTF-75, CTF-73, CTF-72, CPR-5,US Marine Expeditionary Force – I (IMEF), US 15th Marine Expeditionary Unit, dan perwakilan dari US Office Defence Cooperation di Jakarta. Dari pihak TNI AL dihadiri oleh 22 delegasi dari Mabesal, Pushidrosal, Koarmada I, Kormar, Puspenerbal, Puskopaska, dan Lanal Lampung.

Latma CARAT yang diselenggarakan oleh TNI AL dan US Navy/USMC bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan profesionalisme prajurit kedua belah pihak namun juga untuk meningkatkan hubungan baik dan saling pengertian antar kedua negara serta menjaga kesetabilan keamanan di kawasan.

Konsep latihan CARAT 2024 akan menggunakan pendekatan integrated scenario based exercise, di mana seluruh tahapan perencanaan, persiapan dan pelaksanaan latihan tiap-tiap working group (WG) baik materi taktis, teknis, dan prosedur serta materi Staffex akan difokuskan pada skenario latihan dengan fokus materi latihan pada pertahanan pantai/anti-amfibi (coastal defence).

Latihan kali ini akan mengintegrasikan seluruh elemen kemampuan yang dimiliki oleh kedua negara untuk melaksanakan misi ISR (Intelligence, Surveillance, dan Reconnaissance), littoral warfare, dan coastal defence yang didukung dengan pembentukan joint command control center yang akan digunakan untuk mengendalikan/mengkomandoi seluruh jalannya operasi/latihan.

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolres Tulang Bawang: Bila Menemukan Kecurangan Pada Seleksi Penerimaan Polri Segera Lapor Propam

20 April 2024 - 14:11 WIB

Samapta Polres Tulang Bawang Gelar BLP, Berikut Dua Lokasi Yang Jadi Sasarannya

19 April 2024 - 14:45 WIB

Kapolres Tulang Bawang Ucapkan Terima Kasih dan Berikan Apresiasi Untuk Semua Yang Terlibat Operasi Ketupat Krakatau 2024

18 April 2024 - 16:22 WIB

Tokoh Masyarakat Kibang Beri Dukungan Penuh untuk Kyai Reka

17 April 2024 - 16:55 WIB

Gelar Patroli Perintis Presisi Malam Hari, AKP Samsul: Pemukiman Warga Yang Ditinggal Mudik Lebaran Jadi Salah Satu Sasarannya

17 April 2024 - 12:54 WIB

Bentuk Rasa Empati, Kapolres Tulang Bawang Melayat Langsung ke Rumah Nakes Yang MD Saat Bertugas

16 April 2024 - 11:46 WIB

Trending di Berita Terkini