Menu

Mode Gelap

Berita Daerah · 18 Mar 2025 04:25 WIB ·

Biadab, Petinggi Pesantren Mesuji jadi Predator Seks, Terkam belasan Santriwati, Pura-pura Ajari Ngaji


					Biadab, Petinggi Pesantren Mesuji jadi Predator Seks, Terkam belasan Santriwati, Pura-pura Ajari Ngaji Perbesar

Mesuji  (HP)— Belasan Santriwati di perlakuan tidak terpuji oleh Pendiri Pondok Pesantren di kecamatan Mesuji  Timur kabupaten mesuji Lampung, hal itu dikatakan kepala Desa Tanjung Mas Jaya

Belasan Santriwati dibawah umur telah menjadi korban pelecehan seksual dengan kata lain diperlakukan tidak terpuji oleh Oknum Pendiri Pondok Pesantren berinisial MFS (58) di kecamatan mesuji.

MFS melangsungkan aksi bejadnya kepada 11 korban santriwati tersebut berlangsung di lingkungan pondok Pesantren tempat.

Bahkan korban pelecehan seksual sejauh ini sudah ada yang ber rumah tangga, dari belasan korban pelecehan seksual tiga korban saat ini telah menikah kata kades tanjung mas Jaya (Suyatno), Senin (17 – 03 -2025)

Terhendusnya kasus tersebut bermula Suyatno selaku kades Tanjung Mas Jaya menjelaskan, Awalnya Ada beberapa Orang tua keluarga korban melapor ke kami ada 11 Korban santriwati yang mendapatkan perlakuan pelecehan seksual oleh oknum pemangku Agama tersebut tidak lain pendiri Pondok Pesantren setempat.

Semua yang datang ke kami melainkan keluarga korban pelecehan seksual, dan meminta kepada kami segera melakukan tindakan hukum agar tidak terjadi Kembali dimasa yang akan datang, karena kasihan anak-anak yang harus nya mendapatkan bimbingan Ahlak yang mulia , namun sebaliknya malah mendapatkan perlakuan tidak terpuji.

Maka dari itu mohon segera dilaporkan ke pihak yang berwajib, Ujar Suyatno menyampaikan keluh kesah para keluarga korban pelecehan seksual dikala itu.

Suyatno menambahkan, Kasus Pelecehan seksual terhadap 11 korban santriwati ini sedang dalam proses hukum. kasusnya kini dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Suyatno berharap pelaku dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum. Kepada para orang tua agar selalu berhati-hati dan selalu memperhatikan kondisi mental anaknya, saat jauh dari kita”, pintanya.

Namun ada kejanggalan dalam kasus ini dikarenakan, Suyatno seakan tidak memberikan informasi yang real, seperti kapan kejadian itu bermula terjadi. Suyatno hanya terdiam, dalam 11 santriwati korban pelecehan seksual tiga diantaranya sudah menikah.

Sementara itu Dinas PPA Mesuji sampai saat ini belum bisa dikonfirmasi terkait adanya kejadian tidak terpuji disalah satu Pondok Pesantren di kecamatan Mesuji Timur, kabupaten Mesuji Lampung. (TJR)

Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Musda III KAHMI Tuba Berjalan Sukses Gentur Sumedi Terpilih Secara Aklamasi

14 Mei 2026 - 21:06 WIB

Darurat El Nino Godzila, Bupati Mesuji Elfianah Ketok Pintu Mentan Amran, Butuh Benih hingga Teknologi Presisi

30 April 2026 - 14:52 WIB

Dana Sewa Pedagang SDN 05 Simpang Pematang Diduga Diselewengkan, Ketua Komite Dilaporkan Ke APH.LSM LKPK sudah ada idikasi kuat.

14 April 2026 - 18:49 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Dana Komite di SD Negeri 05 Simpang Pematang, Ketua Komite Rangkap Jabatan

8 April 2026 - 19:31 WIB

Pemkab Mesuji Luncurkan ‘Sedekah Seribu Amanah’, Ajak ASN dan Masyarakat Berbagi Kebaikan

6 April 2026 - 13:34 WIB

Pemkab Mesuji siapkan anggaran THR dan mengingatkan kinerja kapeda PPPK

13 Maret 2026 - 21:58 WIB

Trending di Berita Daerah