Wanita Pemilik Warung Tewas Ditangan Pelanggannya

0
425
Terduga pelaku Ribut als Kemin saat berada di Mapolsek Seputih Banyak
Terduga pelaku Ribut als Kemin saat berada di Mapolsek Seputih Banyak

Lampung Tengah (HP) – Seorang wanita bernama Susrini, warga Kampung Tandus, Kecamatan Seputih Mataram, ditemukan oleh warga sudah dalam keadaan tewas, hari Minggu (10/05/2020), sekira pukul 19.00 WIB, di warung miliknya yang berada di Kampung Sido Binangun, Kecamatan Way Seputih.

“Wanita yang kesehariannya menjual minum-minuman tersebut, saat ditemukan oleh warga sudah dalam keadaan tewas dengan posisi terlentang, sebagian badannya bugil dan muka tertutup oleh boneka,” ujar Kapolsek Seputih Banyak Iptu Eko Heri Susanto mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP I Made Rasma, Senin (11/05/2020).

Iptu Eko menjelaskan, menurut keterangan dari warga yang berada di sekira tempat kejadian perkara (TKP), sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan tersebut, hari Minggu (10/05/2020), sekira pukul 07.00 WIB, ada seorang laki-laki datang ke warung milik korban dan minum-minuman di warung tersebut. Laki-laki ini diketahui mempunyai hutang dengan korban dan sempat di suruh pergi serta diusir oleh korban, tetapi laki-laki ini tidak mau pergi.

Berbekal keterangan dari warga ini, petugas kami langsung mencari laki-laki yan diduga kuat sebagai pelaku pembunuhan terhadap korban dan hari Senin (11/05/2020), sekira pukul 03.00 WIB, terduga pelaku ini berhasil ditangkap saat sedang berada di rumahnya.

“Terduga pelaku tersebut Ribut als Kemin (27), warga Kampung Rukti Basuki, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) dan dari tangan terduga pelaku ini, petugas kami berhasil mengamankan barang bukti (BB) berupa tas kecil warna hitam berisi kunci gembok dan anak kunci warung milik korban serta handphone (HP) Nokia warna hitam milik korban yang ditanam oleh terduga pelaku di bawah pohon pisang yang ada di belakang rumahnya,” ungkap Iptu Eko.

Terduga pelaku saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Seputih Banyak dan terancam hukuman pidana penjara selama 20 tahun.(Trv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here