TULANG BAWANG (HP) — Masyarakat Tulang Bawang Provinsi Lampung, mengeluhkan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Menggala Kabupaten Tulang Bawang, yang lebih mengutamakan keluarga Bupati Winarti, dengan menstrilkan seluruh ruangan vaviliun, agar jangan satu pasienpun yang dirawat diruangan tersebut.

Hal ini, diungkapkan oleh salah satu masyarakat, di akun facebook, Siti Zahara, bahwa orang tua Bupati Winarti dirawat di RSUD Menggala, didalam ruangan vaviliun.

”Begitu hebatnya orang tua sakit, semua ruangan vaviliun RSUD Menggala di sterilkan, tidak boleh satu pasienpun yang masuk. Yang jadi pertanyaan, apakah orang tuanya kena penyakit menular yang sangat membahayakan atau karena orang tua dari Bupati,”ungkapnya.

Dikatakannya, sangat disayangkan, seorang Bupati yang tidak berpihak kepada rakyat, hanya karena orang tuanya sakit, masyarakat yang sakit, seharusnya dirawat di ruangan vaviliun, tidak di izinkan satupun pasien yang masuk diruang itu.

”Yang menjadi pertanyaan kami, apakah RSUD Menggala ini yang mendirikannya duhulu, orang tuanya Bupati Tulang Bawang Winarti, sehingga Winarti merasa memilikinya. Hanya karena orang tuanya seorang Bupati yang sakit,satu ruangan vaviliun di sterilkan. Bagaimana dengan ibu Bupatinya yang sakit, mungkin satu RSUD Menggala yang disterilkan, tindakan yang sangat berlebihan, Bupati tidak pro rakyat.

Sementara, hal yang sama dikatakan oleh Yoyok Rudi Setiawan, begitu berbaktinya Bupati Winarti terhadap orang tuanya, sampai mengorbankan masyarakat Tulang Bawang, dengan menstrilkan seluruh ruangan vaviliun, khusus untuk orang tuanya saja.

”Kalau Bupati Winarti mau berbakti dan berkorban untuk orang tua, jangan mengajak masyarakat untuk sama-sama berkorban, karena RSUD Menggala bukan milik Bupati Winarti, itu milik seluruh masyarakat Indonesia,“ujarnya. (Trv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here