Lampung (HP) — Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA). Perkumpulan Pengacara dan Konsultan Hukum Indonesia DPD Lampung menghadirkan Pemateri Ibu Dr. (cand) Ritaria Angkasa SH.,MH Ahli Hukum yang juga sebagai Ketua PPKHI DPD Lampung dan merupakan Dosen tetap Fakultas Hukum Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai dengan moderator Bpk Riski, SH yang tercatat sebagai anggota PPKHI DPD Lampung. sebelum memberikan materi Dr. (Can) Ritaria Angkasa, SH.,MH memberikan motifasi kepada seluruh peserta PKPA PPKHI DPD Lampung untuk bisa menjadi penegak hukum yang profesional dan berharap calon Anggota Advokat yang tergabung di PPKHI bisa membantu masyarakat pencari keadilan terutama masyarakat miskin, sehingga hadirnya rekan-rekan Calon Advokat anggota PPKHI bisa dirasakan manfaatnya di tengah masyarakat Indonesia. Sabtu 12 Maret 2022

Materi siang ini tentang Hukum Acara Perdata. Hukum acara perdata adalah serangkaian kaidah, prosedur, dan peraturan hukum yang mengatur tentang pelaksanaan formil hukum perdata dalam tata hukum positif sebuah negara, Menurut Wirjono Prodjodikoro Hukum Acara Perdata adalah rangkaian peraturan-peraturan yang memuat cara bagaimana orang harus bertindak terhadap dan di muka pengadilan dan cara bagaimana pengadilan itu harus bertindak, satu sama lain untuk melaksanakan berjalannya peraturan-peraturan hukum perdata.

Apa saja asas hukum acara perdata?
Menurut Sudikno Mertokusumo, dalam Hukum Acara Perdata dikenal beberapa asas, ialah: a. Hakim bersifat menunggu; b. Hakim pasif; c. Sifat terbukanya persidangan; d. Mendengar kedua belah pihak; e. Putusan harus disertai alasan-alasan; f. Beracara dikenakan biaya; g. Tidak ada keharusan mewakilkan.

Apa ciri ciri perkara perdata?
Berikut adalah ciri-ciri hukum perdata yang membedakannya dengan jenis hukum lain, yaitu:
Hukum perdata mengatur hubungan satu orang dengan orang lainnya. Hukum perdata mengatur hukum keluarga, tentang harta warisan dari hasil perkawinan. Hukum perdata mengatur tentang hukum hutang piutang.

kemudian beliau juga menjelaskan tentang Surat kuasa Khusus Surat kuasa khusus adalah pemberian kuasa yang dilakukan hanya untuk satu kepentingan tertentu atau lebih (lihat Pasal 1975 KUHPer). Dalam surat kuasa khusus, di dalamnya dijelaskan tindakan-tindakan apa saja yang boleh dilakukan oleh penerima kuasa.

Apa fungsi surat kuasa khusus?
fungsi surat kuasa adalah sebagai bukti yang sah pemindahan hak dan kewajiban seorang pemberi kuasa kepada pihak penerima kuasa tersebut.

Hal hal apa saja yang harus tercantum dalam surat kuasa khusus?
Identitas para pihaknya;
Pokok dan obyek sengketanya;
Wilayah kewenangan pengadilan tempat gugatan diajukan;
Penyebutan kata-kata “KHUSUS” dan klausul khususnya;
Hak-hak penerima Kuasa, yaitu hak substitusi dan hak retensi;
Tanggal dibuatnya Kuasa Khusus;
Tanda tangan para pihaknya, sebagai persetujuan.
dan juga menjelaskan tentang surat Gugatan.
Apa yang dimaksud dengan surat gugatan?
Gugatan merupakan suatu surat tuntutan hak (dalam permasalahan perdata) yang didalamnya mengandung suatu sengketa dan merupakan landasan dasar pemeriksaan perkara yang diajukan kepada Ketua Pengadilan dimana salah satu pihak sebagai penggugat untuk menggugat pihak lainnya sebagai tergugat.

Apa saja isi surat gugatan?
Menurut ketentuan tersebut gugatan pada pokoknya harus memuat:
a. Identitas para pihak.
b. Alasan-alasan gugatan (fundamentum petendi atau posita) yang terdiri dari dua bagian:
c. Tuntutan (onderwerp van den eis met een duidelijke ed bepaalde conclusie) atau petitum:
3) Tuntutan subsider atau pengganti.

Apa saja jenis gugatan?
Biasanya dikampus kita hanya dikenalkan 3 (tiga) jenis-jenis gugatan, yaitu (1) gugatan voluntair atau biasa disebut permohoan, (2) gugatan contentiosa atau biasa disebut gugatan yang mengandung sengketa, serta (3) gugatan class action atau biasa disebut dengan gugatan kelompok.

dan beliau menjelaskan tentang Kompetensi relatif berhubungan dengan kewenangan pengadilan untuk mengadili suatu perkara sesuai dengan wilayah hukumnya. Sedangkan kompetensi absolut adalah kewenangan pengadilan untuk mengadili suatu perkara menurut obyek, materi atau pokok sengketa terahir diberikan waktu tanya jawab kepada seluruh peserta yang hadir dan dengan mengucap Alhamdulilah pendidikan khusus profesi advokat DPD Lampung ditutup langsung oleh IBU Dr.(c) Ritaria Angkasa, SH.,MH dan selanjutnya akan diadakan Ujian Profesi Advokat khusus untuk para calon Advokat yang telah mengikuti PKPA.


hadir mengikuti PKPA Bpk Desriadi, SH. Bpk Triyono MHD, SH. Bpk Ujang Bambang A, SH. Bpk Muhammad Haidir, SP.,SH. Bpk Diego Pratama, SH. Bpk Syafrico, SH. Bpk Ridhwan, SH. Bpk Ginanjar KS, SH. dan di Hadiri oleh Ibu Dr. Dwi Putri Melati, SH.,MH dan Ibu Dr. (c) Nitaria Angkasa, SH., MH.
(Asriyadi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here