Pemkab Lambar Gelar Musrenbang Penyusunan RKPD Tahun 2022

0
50

Lampung Barat  (HP) –  Pemerintah Kabupaten Lampung Barat gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2022, Rabu (17/3/2021), di Kantor Bupati setempat.

Dalam sambutannya Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus mengatakan, pelaksanaan Musrenbang tingkat kabupaten ini merupakan sarana penjaringan/penyerapan aspirasi terkait percepatan pembanguan yang sebelumnya telah dilakukan musrenbang tingkat pekon dan kemudian dilanjutkan Musrenbang tingkat kecamatan pada 24-26 Februari lalu.

“Pada Musrenbang RKPD tahun 2022 ini, terdapat 5 (lima) poin penting yang diprioritaskan Pemkab Lambar, yaitu:
Pertama, memantapkan kualitas infrastruktur pelayanan dasar yang berwawasan lingkungan serta mitigasi bencana.

Kedua, memantapkan kualitas layanan dasar untuk pembangunan semberdaya manusia.
Ketiga, percepatan pemulihan ekonomi melalui peningkatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Keempat, meningkatkan nilai tambah produk unggulan yang inovatif dan sektor pariwisata untuk meningkatkan daya saing daerah.
Kelima, peningkatan kualitas aparatur yang profesional, tata kelola pemerintah yang baik dan stabilitas kamtibmas.

“Berdasarkan himpunan data dari 15 kecamatan yang ada di Lambar, pada Musrenbang Kabupaten ini tercatat sebanyak 1.005 usulan yang diusulan, namun setelah dilakukan verifikasi menggunakan skala prioritas, usulan-usulan itu terbagi menjadi beberapa bagian,” ungkapnya.

Dengan rincian, yang diusulkan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) merupakan usulan terbanyak yakni sebanyak 377 usulan.

Kemudian usulan dari Dinas Pendidikan berjumlah 239 usulan, selanjutnya, usulan dari Dinas Perkebunan dan Peternakan sebanyak 81 dan untuk Dinas Kesehatan sebanyak 62 usulan, sedangkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebanyak 21 usulan.

“Terima kasih jajaran Forkopimda, Ketua DPRD dan seluruh jajaran telah memberikan ide, pemikiran dan gagasan. Tentunya dalam memberikan evaluasi terkait pembanguan,”imbuhnya.

Meskipun, dengan banyaknya pembanguan yang tertunda akibat dampak wabah covid-19 sejak tahun 2020 lalu, Parosil mengatakan masih banyak pula PR yang mesti dituntaskan. Sebagai contoh terhentinya pembanguan lamban budaya dan terganggunya pembangunan infrastruktur jalan yang ada di (3) tiga kecamatan.

Ia juga berjanji pada tahun 2022 mendatang, pihaknya akan menyelesaikan persoalan tersebut, dengan melanjutkan pembangunan lamban budaya dan akan memantapakan infrastruktur jalan di 3 kecamatan, yaitu di Kecamatan Pagar Dewa, Kecamatan Batu Ketulis dan jalan penghubung antara Kecamatan Batu Brak dan Kecamatan Suoh/BNS.

“Masih banyak PR yang belum tuntas, terkait pembangunan lamban budaya tahun 2022 akan di selesaikan. Kemudian ruas jalan menuju Suoh dan BNS, Pagar Dewa serta Batu Ketulis akan dimantapkan,”bebernya.

Parosil juga meminta kepada seluruh camat dan para lurah/peratin se-Kabupaten Lampung Barat untuk selalu tampil inovatif dalam membangun pekon/desanya dan kemudian dapat menggunakan Dana Desa (DD) sebaik-baiknya.

“Saya minta camat dan peratin untuk inovativ, kembangkan potensi pekonnya, mungkin ada desa wisatanya dikembangkan. Kemudian alokasikan Dana Desa sebaik-baiknya dalam rangka memantapkan potensi yang ada di pekon masing masing,” pungkasnya.

Pada Musrenbang tersebut juga dlakukan pula penyerahan penghargaan kepada tiga kecamatan yang juara dalam lomba wisata dalam bentuk vidio. Ketiga Kecamatan yang menerima penghargaan itu yakni Kecamatan Sumber Jaya, Kecamatan Batu Brak dan Kecamatan Suoh. Juara pertama diraih oleh Kecamatan Jaya, juara II diraih oleh Kecamatan Batu Brak dan juara III diraih oleh Kecamatan Suoh.

( Rilis/Tim )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here