Pabrik Penggilingan Cemari Lingkungan, Dinas LH akan Turun ke Lapangan

0
115

Pringsewu (HP)  – Dugaan pencemaran lingkungan yang dengen keberadaan pabrik penggilingan padi di Pekon Margodadi, akan ditindaklanjuti oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pringsewu.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Perencanaan dan Penataan Dinas LH setempat Sigit Susanto.
” Kami akan segera menindaklanjuti ada nya keluhan masyarakat pencemaran lingkungan tersebut dan kami pun sudah mengeluarkan surat edaran ke semua pabrik penggilingan padi yang ada di Kecamatan Ambarawa,” ujarnya, Senin (8/3/2021).

Ia mengatakan, surat edaran tersebut sudah diberikan ke semua pengelola pabrik penggilingan gabah yang ada di Kecamatan Ambarawa agar mereka membuat jaring untuk mengurangi debu-debu dari penggilingan tersebut sehingga masyarakat tidak terkena dampaknya.

“Setelah surat edaran turun, kami belum melakukan pengecekan kembali untuk turun langsung ke lokasi memonitoring, untuk rencana sudah ada mungkin dalam waktu dekat kami akan segera turun ke lokasi,” tambahnya.

Apalagi, lanjut dia, dengan adanya keluhan masyarakat terkait dengan pencemaran lingkungan dari limbah penggilingan padi milik Hendri yakni PT Putra Mandiri tersebut, pihaknya akan mengkroscek langsung.

“Kami dari DLH akan memberikan teguran serta pembinaan terhadap pihak terkait, jika memang benar adanya mereka lalai dalam lingkungan, kami akan segera menegur dan memberikan peringatan sebanyak tiga kali,” beber dia.

Namun, jika dari pemberian surat ketiga nantinya masih diabaikan oleh pemilik pabrik, pihaknya baru akan melaporkan ke perizinan di Provinsi.

“Nanti mereka yang menentukan untuk sanksi yang akan di berikan ke pihak terkait,” ucap dia.

Terpisah, Camat Ambarawa Sutikno mengatakan, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan perangkat pekon dan turun ke lapangan.

“Hal ini harus ditindaklanjuti, apapun alasannya kepentingan masyarakat itu harus diutamakan, apalagi ini masalah pencemaran lingkungan serta kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

( Deni )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here