TULANG BAWANG (HP) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulang Bawang (Tuba) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD tahun 2021, yang dilaksanakan, dilantai II kantor Bupati Tulang Bawang, jalan cendana, Kamis (05/03/2020).

Dalam Musrenbang tersebut, mengusung tema, peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ekonomi kerakyatan menuju Kabupaten Tulang Bawang yang aman, mandiri, dan sejahtera.

Selain Bupati Tulang Bawang Hj, Winarti.SE.MH, Gubernur Provinsi Lampung yang di wakili asisten III Topik Hidayat, ketua DPRD Tulang Bawang yang diwakili Ketua Komisi II, Sekda Tuba Antoni, Kapolres Tulang Bawang, Dandim 0426, Kajari Menggala, dan Danlanud Astra Kesatra, serta sejumlah Pejabat eselon II dilingkup Pemkab Tulang Bawang.

Dalam sambutannya Bupati Tulang Bawang, Winarti mengatakan, bahwa ia percaya Musrembang ini, sesuai dengan arahan Gubernur Lampung, bukan hanya serimoni saja, dari waktu ke waktu mengikuti, karena itu, ini menjadi salah satu semangat baru, bahwa gubernur membuat data-data yang cukup akurat dan menargetkan hal-hal yang cukup rasional khususnya di Kabupaten Tulang Bawang.

“Untuk sekarang ini, yang sering viral setelah menjadi jalan nasional dari tahun 2014, baru tahun 2019 ini mulai dianggarkan oleh pusat dan dari berdirinya Provinsi Lampung baru tahun 2019 lalu baru di bangun/perbaiki,”ungkap Winarti

Sementara itu, Gubernur Lampung yang di wakili oleh asisten III menyampaikan, dengan mengadakan Musrenbang, hal ini membuktikan bahwa pemerintah Kabupaten Tulang Bawang, berkomitmen untuk mewujudkan seluruh aspirasi dan keinginan masyarakat

”Meskipun Musrenbang dilakukan berkali kali tetapi kita harus mampu memanfaatkan Musrembang ini, supaya bisa mencapai tujuan dan sasaran pembangunan di Kabupaten Tulang Bawang sekaligus tujuan Provinsi Lampung juga,”ungkap Topik Hidayat.

Dalam kesempatan itu juga, Asisten III juga menyampaikan, cara pandang mewujudkan tujuan dan sasaran pembangunan nasional termaksud dalamnya tujuan dan sasaran pembangunan Provinsi Lampung di perlukan kontribusi dari pemerintah Kabupaten Kota, Kecamatan, dan Kelurahan.

”Oleh karenanya kordinasi, sinergi, partisipasi dan kontribusi antar jejang pemerintah menjadi kunci keberhasilan kita bersama,”terang Topik Hidayat.

Dijelaskan oleh Asisten III, bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung tahun 2019 tercatat sebesar 5,27% sedikit meningkat di banding tahun 2018 yang hanya sebesar 5,25%. (Trv)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here