Tanggamus (HP) – Viralnya pembritaan di Media Online terkait dugaan pembangunan rabat beton dii Pekon Betung Kecamatan Pematang Sawa Kab Tanggamus Tahun 2019 membuat sejumlah elemen Masyarakat angkat bicara serta meminta pihak terkait agar mengungkap penyeb keluhan Masyarakat. Sebab dengan hasil pekerjaan seperti itu dikhawatirkan akan berakibat merugikan keuangan negara.

seperti yang disampaikan Ketua DPC LSM Gempar Nusantara Tanggamus Indral Haki.S, ia meminta agar pihak terkait turun ke lokasi, guna melihat secara langsung kualitas pekerjaan rabat beton sepanjang 200 meter tersebut, yang dinilai oleh dia dikerjakan asal-asalan.

Hendaknya, kata dia, jangan sampai timbul kesan telah terjadi pembiaran oleh pihak terkait, makanya keluhan warga masyarakat harus segera direspon, apalagi ini menyangkut dana desa yang berasal dari program pemerintah pusat.

“Melihat hasil pekerjaan seperti ini tentunya kita sangat menyayangkan, apabila tidak ada tindakan dari pihak-pihak terkait. Hendaknya keluhan warga masyarakat segera direspon dan pekerjaan tersebut dievaluasi secara cermat, jangan sampai terindikasi adanya perbuatan merugikan keuangan negara,” sebut Indral Haki, Sabtu.

Terpisah, Sekertaris Inspektorat Kabupaten Tanggamus, Gustam menegaskan, pihaknya selalu merespon setiap kuluhan masyarakat terhadap pembangunan yang dilaksanakan di daerah itu. Apablagi sudah ada indikasi kejanggalan dalam pembangunan.

“Kami selalu merespon setiap keluhan masyarakat, apa lagi keluhan ini yang sipatnya ada indikasi kejanggalan dalam pelaksanaan pembangunan. Namun kita perlu kordinasi terlebih dahulu dengan pihak kecamatan, yang selaku pengawas pengelolaan Dana Desa,” ujarnya.
Dalam waktu dekat ini, kata Gustam pihaknya akan kordinasikan hal tersebut ke Kecamatan, dan akan turun ke lokasi untuk melihat secara langsung hasil pekerjaannya.

“Secepatnya kami akan koordibasikan dengan pihak Kecamatan, dan kami upayakan segera turun kelapangan untuk memastikan indikasi kejanggalan yang menjadi seperti kuluhan warga masyarakat Pekon Betung dibeberapa Media Online,” pungkasnya. (Tomy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here