Way Kanan (HP) — Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Way Kanan 2020-2026 Yang sa’at telah memasuki periode ke Empat dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Way Kanan 2005-2025. Banyak hal yang sudah dilakukan namun masih banyak juga hal yang masih perlu dikerjakan, hari ini merupakan hari yang penting dalam penyelenggaraan Pemerintahan Kabupaten Way Kanan, Yakni Konsultasi Publik Penyusunan RPJMD 2021-2026. Senin 29/3/2021

Pada sambutan nya Raden Adipati Surya menyampaikan beberapa kondisi yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan yang akan kita hadapi dalam pembangunan kedepan dalam rangka mewujudkan visi misi. Sedangkan Kabupaten Way Kanan merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Lampung, dengan Luas Wilayah 3.921,63 Km2 (atau 11,16 % dari luas Provinsi Lampung), Sedangkan Berdasarkan kondisi, potensi dan letak strategis Kabupaten Way Kanan memiliki keunggulan komparatif yang dapat mendorong percepatan pembangunan agar sejajar dengan daerah lain.

Selanjutnya Bupati Way kanan juga memaparkan, “Letak strategis di Jalan Nasional Lintas Tengah Sumatera sepanjang 81,9 km, didukung dengan keberadaan jalur Kereta Api dengan 4 Stasiun, keberadaan Bandara Gatot Subroto yang segera melayani penerbangan sipil akan semakin membuka konektifitas antara wilayah, Tentu Hal ini merupakan kekuatan dan peluang yang dapat terus dikembangkan sebagai modal untuk meningkat kan kesejahteraan masyarakat. Dan Kabupaten Way Kanan menurut pola tata guna lahannya, sebagian besar merupakan lahan pertanian, perkebunan, peternakan, serta perikanan, dan Selain itu Kabupaten Way Kanan merupakan daerah river basin yang sebagian besar sungai-sungainya mengalir dari arah Barat yang berbukit-bukit menuju kearah Timur yang landai, Serta Sebagian air sungai ini di kelola melalui Daerah Irigasi (DI) Way Umpu, Bendung Way Besai dan Suplesi Way Besai, serta Daerah Irigasi (DI) Komering.

Hal ini sangat potensial dimanfaatkan untuk budidaya pertanian, perkebunan, budidaya ikan, dan pariwisata.
Secara umum Perekonomian daerah ditopang oleh lapangan usaha pertanian, lapangan usaha industri pengolahan, lapangan usaha perdagangan dan lapangan usaha konstruksi dengan kontribusi rata-rata selama periode 2016-2020 mencapai 76,51%, Sedangkan dari sisi demografi dapat kita lihat bahwa penduduk Kabupaten Way Kanan tahun 2020 berjumlah 473.575 jiwa, Jumlah Penduduk Usia produktif (15-64 tahun) merupakan kelompok umur yang paling besar yaitu 68,84% dari penduduk Way Kanan, Tentu nya hal ini dapat menunjukkan bahwa Kabupaten Way Kanan sudah memasuki era ‘Bonus Demografi”. Dan Bonus demografi tersebut akan mejadi berkah jika angkatan kerja produktif yang mendominasi jumlah penduduk bisa terserap pada pasar kerja secara baik, Namun Sebaliknya bonus demografiInfeksi Pembangunan Manusia yang pada tahun 2016 sebesar 65,74 meningkat menjadi 67,44 pada tahun 2020.

Raden Adipati Surya juga mengatakan “Jika kepemimpinan saya pada periode pertama 2016-2021 kita berhasil menorehkan hasil pembangunan yang cukup baik dari aspek makro maupun mikro dengan prestasi dan penghargaan, Maka kedepan kita menghadapi persoalan dan tantangan yang berat dan kompleks, Bahkan dampak Covid-19 sangat luar biasa, Memang dampak pandemi Covid-19 terhadap dampak ekonomi dan sosialnya belum berakhir, Pertumbuhan ekonomi dan pendapatan daerah mengalami penurunan tajam dan Sedangkan Pendapatan masyarakat juga menurun, Sementara untuk mempertahankan pelayanan publik yang memadai tentu nya kita memerlukan biaya pemeliharaan sarana dan prasarana yang cukup besar, Keterbatasan finansial dan SDM ini masih akan kita rasakan beberapa tahun kedepan.” Kata Raden Adipati Surya

Akibat pandemik Covid-19 tersebut, telah membuat tekanan berat bagi pelaksanaan pembangunan di daerah, Berkurang nya pendapatan berasal dari dana transfer dan kebijakan refocusing serta realokasi anggaran tidak hanya menyebabkan penundaan beberapa agenda pembangunan daerah, Tetapi perubahan skenario pembangunan akibat Covid-19 juga berdampak pada kapasitas dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, Terutama pembangunan infrastruktur, Maka Oleh karena itu dengan pertimbangan serta kemampuan yang kita miliki dan persoalan pandemik yang belum berakhir, arah pembangunan saat ini dan kedepan akan lebih terfokus pada upaya pembangunan SDM, pemulihan ekonomi dan meningkatkan pelayanan publik, Pembangunan SDM bidang kesehatan sehingga kedepan diharapkan bisa menuntaskan persoalan pandemik Covid 19 di Kabupaten Way Kanan.” Lanjut Bupati Way kanan

Selanjut nya Bupati Way kanan menyampaikan, “Di bidang pendidikan diprioritaskan pada pelayanan untuk memastikan kegiatan belajar bisa menjangkau semua peserta didik, sedangkan untuk di Bidang perlindungan sosial diprioritaskan untuk dapat memberikan perlindungan kepada para penyandang masalah sosial, disabilitas, serta anak perempuan. Sedangkan arah kebijakan pembangunan ekonomi, ditekankan pada upaya pemulihan dampak pandemik di sektor ekonomi, Dengan prioritas peningkatan produktifitas pertanian, mengembangkan industri kecil, pariwisata dan ekonomi kreatif, dengan target agar usaha-usaha hasil olahan pertanian, koperasi, UMKM serta kelompok tani tetap tumbuh dan berkembang, dan pada pembangunan infrastruktur hanya akan lebih ditekankan pada upaya untuk menunjang pembangunan ekonomi, pembangunan SDM, mendorong kelancaran pelayanan publik dan peningkatan kualitas lingkungan hidup.” Papar Raden Adipati Surya

Raden Adipati Surya juga menyampaikan, “dalam penyusunan RPJMD tersebut tentu akan mempertimbangkan beberapa kondisi yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang akan kita hadapi dalam pembangunan kedepan.

Oleh karena itu meskipun saat ini kita mengalami tekanan berat akibat Covid-19, tetapi dengan kekuatan yang ada kita masih miliki harapan besar untuk dapat menjadi daerah yang unggul, Dan untuk melaksanakan pembangunan 5 tahun kedepan kita telah menetapkan Visi “Way Kanan Unggul dan Sejahtera”. Lanjut Bupati Way kanan

Raden Adipati Surya juga mengatakan, “Dalam Visi Way Kanan Unggul dan Sejahtera terkandung makna bahwa Pemerintahan kedepan bertekad membawa Kabupaten Way Kanan menempati posisi yang baik diantara pemerintah kabupaten lain, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan ekonomi maupun sumber daya manusianya, dan setiap warga masyarakat dapat menikmati hasil-hasil pembangunan secara berkelanjutan, Program yang dijalankan pemerintah daerah memberikan dampak pada kesejahteraan masyarakat dimana kebutuhan fisik, psichis dan sosial masyarakat semakin terpenuhi.” Kata Raden Adipati surya.

Selanjutnya Bupati Way kanan juga memaparkan, “Mengingat sedemikian banyak dan kompleksnya persoalan pembangunan periode RPJMD 2021-2026, Saya minta perhatian dalam penyusunan RPJMD memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
Pertama, penyelenggaraan pemerintahan dalam mengelola permasalahan pembangunan harus terukur dan terpadu.

Kedua, indikator kinerja utama di masing masing SKPD akan menjadi agregat pencapaian target indikator sasaran dalam RPJMD.

Ketiga, dalam melaksanakan penyusunan rencana program dan kegiatan harus fokus, efisien, efektif, dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Keempat, program kegiatan yang dibiayai adalah program kegiatan yang benar-benar secara langsung dilakukan untuk mencapai target sasaran RPJMD sesuai visi dan misi; Kelima, pilihlah program-program dan kegiatan yang langsung menyentuh dan bermanfaat kepada masyarakat.” Tutup Raden Adipati Surya (Wanda Jr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here