TULANG BAWANG (HP) — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang, Nazarudin, sering berperilaku aneh, dengan mengonta-ganti plat mobil Dinas dari merah kehitam, mengunakan nomor polisi yang tidak sama.

Hal ini, menjadi perhatian khusus Ketua Dewan Pimpinan Daerah, Lembaga Swadaya Masyaraka (LSM) Forkorindo Propinsi Lampung, Gunawan, ia menilai, perilaku Kepala Dinas yang diluar kewajaran, dapat membuat masalah hukum dengan pihak kepolisian.

“Kalau ganti identitas berarti sudah menyalahi aturan, karena ada beberapa aturan yang dilanggar adalah pasal 68 ayat 1 dan ayat 4 dan pasal 280 undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan,”ungkap Gunawan.

Sedangkan, dikatakan Gunawan, di dalam pasal 280 tertulis, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermobil di jalan raya, yang tidak dipasangi Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 68 ayat (1) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp500.000,00 (lima ratus ribu rupiah).

Lanjut Gunawan, warga tidak dapat mengubah-ubah pelat nomor kendaraannya ketika sudah mendapat pelat resmi dari kepolisian.

“Berdasarkan ketentuannya, Kepala Dinas Pendidikan Tulang Bawang Nazarudin, harusnya pakai pelat merah, itu sesuai dengan STNK-nya, tidak boleh diganti pelat hitam, kalau ini masih ia lakukan, perlu diperiksa kesehatan pak Kadis Ini, kalau dilihat dari anilisa logika, sepertinya Pak Kadis malu, gunakan plat merah, atau ia mau bergaya pakai mobil dinas,”kata Gunawan dengan nada sinis. (Rls/Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here