BPOM Bandar Lampung Sosialisasikan CRBP ke Pedagang Pasar Tradisional

0
102
Pringsewu (HP) – BPOM Bandar Lampung sosialisasikan Cara Ritel Pangan yang Baik (CRPB) ke pedagang yang berjualan di pasar tradisional. Sosialisasi dilakukan di rumah dinas Wakil Bupati Pringsewu, Senin (31/8/2020).
Sosialisasi kemudian juga dilanjutkan dengan webinar bersama Kepala BPOM RI yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, Asisten II Bidang Ekonomi Johndrawardi, Kepala Balai Pom Bandar Lampung Susan Gracia, Kadis Koperindag Masykur beserta kepala OPD lainnya dan juga beberapa pedagang tradisional.
Kepala BPOM Bandar Lampung Susan Gracia dalam pemaparannya mengajak masyarakat Kabupaten Pringsewu khususnya para pedagang pasar tradisional untuk tetap menerapkan protap kesehatan denganmenjaga jarak aman, kesehatan serta menjadikan pasar yang aman dari bahan berbahaya atau replikasi.
“Sehingga pasar kita menjadi pasar tradisional yang sehat dan aman dari bahan- bahan yang berbahaya yang nantinya akan merugikan banyak orang bahkan diri kita sendiri. Serta menjaga dagangan tetap aman sampai tangan konsumen,” ujarnya.
Kadiskoperindag Pringsewu Maskur dalam paparannya, menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Pringsewu khususnya Kecamatan Pagelaran agar menjadikan pasar yang sehat dan aman.
“Di Kabupaten Pringsewu ada tujuh pasar tradisional yang dilindungi oleh Badan POM diantaranya pasar tradisional Gadingrejo, Pringsewu, Sukoharjo, Sidomulya, Banyumas dan pasar tradisional Pagelaran,” papar Maskur.
Tempat yang sama, Wabup Fauzi mengapo pengawasan yang dilakukan oleh BPOM Bandar Lampung terhadap pasar tradisional di Kabupaten Pringsewu. Setelah sebelumnya, pasar Gadingrejo menjadi pilot project CRBP dan saat ini adalah pasar Pagelaran.
“Ayo bersama-sama agar kedepannya kesehatan menjadi hal yang utama. Mari kita bergerak dalam pengendalian pengawasan obat dan makanan. Menuju pasar yang aman dari bahan-bahan yang berbahaya,” pungkasnya. (Deni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here