ASN yang Nyabu di Gudang Kantor, Salah Satunya Residivis Narkoba

0
85

Pringsewu (HP) – Setelah sempat heboh akibat tiga ASN yang ditangkap Satnarkoba Polres Pringsewu akibat nyabu di kantor Disdukcapil, Kamis (1/10/2020) pagi sekira pukul 11 wib.

Hari ini, Jumat (2/10/2020) Kapolres Pringsewu AKBP Hamid Andri Soemantri gelar konferensi pers dengan awak media di aula polres setempat.

Selain menangkap tiga ASN, juga ditangkap dua tersangka lainnya dengan TKP di sebuah kontrakan di Pringkumpul, Pringsewu Selatan.

“Dari lima pelaku tersebut, satu pelaku DM (40) merupakan PNS yang ditangkap berbarengan dengan pelaku AS dan DF yang merupakan tenaga honorer di kantor Disdukcapil,” ujar Hamid.

Kemudian berdasarkan pengembangan, sore harinya ditangkap dua pelaku lain yang juga sering nyabu bersama tiga ASN Disdukcapil tersebut.

“Sedangkan dua orang lainnya berprofesi sebagai wiraswasta yakni SB (46) alamat Kelurahan Pringsewu Selatan dan RA (27) warga Pekon Margodadi Kecamatan Ambarawa,” tambahnya.

Dijelaskan oleh Kapolres, penangkapan yang terjadi di kantor pelayanan pembuatan dokumen negara tersebut akibat laporan dari masyarakat.

“Pada saat kami tangkap, tiga pelaku ini tergerebek dalam posisi memakai sabu-sabu tersebut di dalam gudang kantor Disdukcapil,” paparnya.

Kemudian, lanjut Hamid, dalam proses pemeriksaan pelaku SB mengaku beberapa kali disuruh oleh pelaku DM untuk membelikan sabu.

“Barang haram yang diberikan kepada pelaku DM tersebut didapatnya dari seseorang berinisial N yang saat ini tengah di lakukan pengejaran,” bebernya.

Saat ini kelima pelaku sedang dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolres Pringsewu dan untuk proses hukum selanjutnya terhadap para pelaku dijerat dengan pasal 112 ayat (1) UU RI NO 35 TH 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun dan maksimal 12 tahun.

Diketahui, pelaku DM merupakan seorang residivis kasus narkotika jenis ganja yang sudah pernah menjalani vonis pada tahun 2012 selama 8 bulan kurungan di LP Kota Agung. (Deni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here